Resmi, Dua Polsubsektor di Polres Lampung Tengah Dikukuhkan Menjadi Polsek

Resmi, Dua Polsubsektor di Polres Lampung Tengah Dikukuhkan Menjadi Polsek

Kamis, 29 April 2021


WARTABERITA.CO.ID:

Lampung Tengah - Setelah diresmikan Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, ada dua Polsubsektor menjadi Polsek, Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro dan Waka Polres Lampung Tengah Kompol Suparman, resmi mengukuhkan Polsubsektor Bumi Ratu Nuban menjadi Polsek Bumi Ratu Nuban, dan Polsubsektor Anak Ratu Aji menjadi Polsek Anak Ratu Aji, Rabu (21/04/2021).


Kegiatan tersebut juga  dihadiri Bupati Lampung Tengah Hi. Musa Achmad, dan anggota DPRD Lampung Tengah Toni Sastra dan Muslim.


Sedangkan pada kesempatan kegiatan tersebut, Waka Polres Lampung Tengah Kompol Suparman, yang mewakili Kapolres Lampung Tengah  melaksanakan pengukuhan dan melakukan kunjungan kerja ke Polsek Anak Ratu Aji yang didampingi para PJU Polres Lampung Tengah, sekaligus berbuka puasa bersama.


"Kepada seluruh masyarakat yang terlibat dalam mendukung atas diresmikannya Polsubsektor Bumi Ratu Nuban menjadi Polsek Bumi Ratu Nuban dengan kriteria jumlah penduduk 35.000 jiwa, luas wilayah 63, 75 km2.

Wilayah hukum Polsek Bumi Ratu Nuban itu sendiri berjumlah 1 Kecamatan dengan 10 kampung, yang mana kesemua itu untuk memenuhi pelayanan kepada masyarakat dengan prima dan Presisi," ujar Kompol Suparman.


Sebelumnya Polsubsektor Bumi Ratu Nuban dalam pelayanan kepada masyarakat di Polsek Gunung Sugih dan Polsubsektor Anak Ratu Aji dalam pelayanannya di Polsek Padang Ratu, Wakapolres berpesan kepada anggota yang akan menduduki jabatan dan dalam bertugas di Polsek Bumi Ratu Nuban dan Polsek Anak Ratu Aji agar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan profesional dan menciptakan kamtibmas yang kondusif dalam menjaga dan memelihara keamanan yang aman di masyarakat.


Kegiatan dilaksanakan tetap menerapkan Protokol Kesehatan dengan 5M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, menghindari kontak fisik pada kerumunan dan keramaian, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas) guna memutus tali rantai pandemi Covid-19.(**)


Editor: Ryawan.