Ini Alasan Polisi Menembak Saat Tangkap Pelaku Curanmor

Ini Alasan Polisi Menembak Saat Tangkap Pelaku Curanmor

Jumat, 02 April 2021


WARTABERITA.CO.ID:

Bantaeng - Sat Reskrim Polres Bantaeng melakukan penangkapan Pelaku Curanmor di Kampung Senea, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Pada hari Rabu tanggal 31 Maret 2021 sekitar pukul 19:30 WITA 


Berdasarkan laporan polisi, Pelaku curanmor yang menjadi target polisi atas nama AH, Dimana saat dilakukan penangkapan mulanya berjalan mulus tanpa perlawanan.


"Unit Resmob bersama dengan Unit Pidum Sat Reskrim Polres Bantaeng saat hendak melakukan penangkapan, Dilakukan

pembagian tugas secara Body System dengan pertimbangan malam hari, dimana petugas sebagian masuk kedalam rumah panggung dan sebagian lagi berada di bawah kolom rumah", Ungkap Kasat Reskrim, AKP Abdul Haris Nicolaus, S.sos, MH lewat Humas polres Bantaeng.


"Kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor atas nama AH yang berada di atas rumah tersebut. Penangkapan berjalan mulus, Namun demikian tiba tiba muncul laki laki yang telah diketahui bernama Maudu dengan membawa senjata tajam jenis parang berukuran panjang", Urainya


Menurutnya, Maudu kemudian langsung menyerang dengan cara menebas arah leher petugas namun menghindar sehingga parang mengenai lengan atas sebelah kiri yang mengakibatkan luka terbuka dan tulang patah.


"Melihat petugas dalam kondisi terluka akibat tebasan parang oleh lelaki maudu, petugas yang posisinya berada di serambi rumah melihat ada petugas yang diserang, oleh karena itu petugas lainnya melakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan pelaku meninggal Dunia di TKP akibat luka tembak sebanyak 1 kali di bagian dada sebelah kiri", Urai Kasat Reskrim


Selanjutnya petugas yang terluka dibawa menuju RSUD Prof. Anwar Makkatutu Bantaeng untuk mendapatkan penanganan secara medis.


"Maudu tidak terima atas penangkapan AH yang merupakan anak kemanakah darinya, Maudu juga disinyalir dibawa pengaruh minuman keras karena pada waktu dibawa ke rumah sakit tercium aroma minuman keras yg menyengat", Pungkasnya


Sementara Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar Sik M.Si membenarkan kejadian tersebut bahwa Personil Polres Bantaeng mengambil Tindakan Tegas dan Terukur oleh karena Maudu melakukan penyerangan terhadap petugas dengan menggunakan parang sehingga melukai petugas.(***/JN)


Editor: Ryawan.