Diduga Lakukan Pungutan Liar, LSM PEKA Ancam Laporkan Oknum RW 10 Kelurahan Kapuk Jakarta Barat

Diduga Lakukan Pungutan Liar, LSM PEKA Ancam Laporkan Oknum RW 10 Kelurahan Kapuk Jakarta Barat

Jumat, 09 April 2021


Wartaberita.co.id - Dengan adanya pemberitaan dari beberapa media online dan media cetak dengan pemberitaan oknum RW 10 kelurahan kapuk, kecamatan Cengkareng, Jakarta barat, yang sudah melakukan pungutan liar di wilayah tersebut dengan bukti tanda terima uang/ kwitansi dan berstempel RW 10 dengan tidak ada petunjuk dari pemerintah daerah maupun pusat itu patut di duga sebuah pelanggaran hukum.


Hal tersebut dikatakan ketua umum LSM PEKA Ery Ependi SH (Dikutip dari Pena NewInvestigasi.com)

Kamis 8 April 2021.


"Iya kalo emang kejadianya seperti itu sesuai yang diberitakan di media ya kita selaku Aktivis hukum dan kontrol sosial, ga' bisa tinggal diam kita akan bawa perkara ini keranah hukum sesuai pembuktian yang ada yaitu kwitansi,

Cetus nya kepada awak media  kamis 8 April 2021  saat di kompirmasi di kantor pengacara Eri Ependi SH & Rekan yang beralamat kampung putat desa sindang sari RT 02/01, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi


Masih dari Eri Ependi SH

LSM PEKA juga akan mengirimkan surat klarifikasi  ke kelurahan Kapuk dan kantor Gubernur DKI Jakarta selain melaporkan kejadian tersebut ke Mabes Polri sesuai Undang-undang pasal 12 hurup e pasal 2 ayat (1)atau pasal 3, kecurangan, sogokan, tindak pidana korupsi, tindakan hukum

Penuntut umum maupun hakim dan penjeratan pelaku-pelaku dengan modus melakukan pungutan liar(PUNGLI) kepada masyarakat dapat mudah dijerat dan mendapatkan sangsi atas perbuatanya pidana Pasal 368 ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun, sedangkan pasal 423 ancaman hukuman penjara selama 6 tahun pe njara yang terbukti melakukan pungutan liar (Pungli)", Pungkasnya (***)



(HW/RY)