Bulan Juli 2021 Sekolah Tatap Muka Bibuka di Bantaeng, Pendidik Mulai Divaksin

Bulan Juli 2021 Sekolah Tatap Muka Bibuka di Bantaeng, Pendidik Mulai Divaksin

Senin, 12 April 2021


WARTABERITA.CO.ID:

Bantaeng - Memasuki minggu kedua April 2021, Dinas Kesehatan Bantaeng mulai menyasar tenaga pendidik untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. 


Jumlah tenaga pendidik yang menjadi sasaran vaksinasi kali ini sejumlah 4095 orang. Seperti yang dilansir dari Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Haris, Tanggal, 12 April 2021 


“Harapan kami guru-guru lebih 4000 orang sudah tervaksin sebelum masuk sekolah yang rencana akan dibuka awal tahun ajaran baru di bulan Juli 2021 Mendatang,” Jelas Haris.


Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Abdul Wahab, memantau hari pertama pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga pendidik se-Kabupaten Bantaeng. Wahab menyampaikan dukungannya dan memberikan imbauan bahwa meskipun Bantaeng sudah masuk dalam zona risiko rendah, namun kita harus senantiasa menerapkan protokol kesehatan.


“Bantaeng sudah masuk dalam Zona Kuning, namun kita harus selalu mengawasi protokol kesehatan, sudah vaksin bukan berarti kita tidak terkena lagi,” jelasnya


Vaksinasi terhadap tenaga pendidik ini adalah bentuk kesiapan  untuk menghadapi pembukaan sekolah di tahun ajaran baru pada bulan Juli 2021, tambahnya.


Untuk menyukseskan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi tenaga pendidik di Kabupaten Bantaeng, Dinas Kesehatan Bantaeng siap mengawal dengan kesediaan vaksin yang cukup. Kesiapan ini disampaikan oleh dr.Andi Ihsan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng.


“Alhamdulillah telah tiba 460 vial vaksin (4600 dosis) untuk keperluan vaksinasi dosis I bagi tenaga pendidik se-kabupaten Bantaeng. Hari ini kita laksanakan vaksinasi secara massal diberbagai tempat diantaranya SMA 4 Bantaeng, SD 25 Panaikang, dan berbagai tempat yang tersebar di 8 kecamatan,” jelas Ihsan.


“Bila kondisi persebaran kasus COVID-19 terkendali, maka bulan Juli nantinya pembelajaran tatap muka akan kita rencanakan dibuka,” tambahnya.(***)


Editor: Ryawan.