Kampung Tangguh Pogogul Mopoteetu Dibentuk TNI - Polri Bersama Forkopimda

Kampung Tangguh Pogogul Mopoteetu Dibentuk TNI - Polri Bersama Forkopimda

Rabu, 03 Maret 2021


WARTABERITA.CO.ID:

Buol - Jajaran Polres Buol bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Buol terus berinovasi dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Buol, diantaranya dengan membentuk sejumlah Kampung Tangguh di Desa maupun Kelurahan dengan melibatkan seluruh stakeholder dalam pembentukan Kampung Tangguh teresebut.


Seperti halnya Kampung Tanggung Pogogul Mopoteetu di Desa Pajeko yang diresmikan pada hari Senin (01/03/2021) oleh Wakil Bupati Buol H. Abdullah Batalipu, yang didampingi oleh Forkopimda.


Dalam sambutannya H. Abdullah Batalipu menyampaikan, dibentuknya Kampung Tangguh  tidak hanya sekedar peresmian saja, melainkan dapat merubah pola kehidupan menuju tatanan normal baru atau new normal.


"Dengan berperilaku hidup bersih dan disiplin menjalankan Protokol Kesehatan maka kita akan terhindar dari penyebaran Covid-19. Selain itu, kita tangguh dalam menghadapi pandemi Covid-19, juga tangguh dalam perekonomian dengan menghidupkan produk UMKM di wilayahnya dengan potensi yang ada," ungkapnya.


Selain itu Wakil Bupati Buol mengucapkan terimakasih kepada tiga pilar baik TNI-Polri, Pemerintah Desa maupun Kecamatan atas usahanya selama ini untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Seperti yang diketahui bahwa Kecamatan Momunu hingga saat ini masih termasuk dalam zona hijau atau wilayah bebas kasus Covid-19. 


Dikesempatan yang sama Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo  yang diwakili oleh Waka Polres Buol Kompol Johnni Bolang, menjelaskan alasan dibentuknya Kampung Tangguh di Desa Pajeko Kecamatan Momunu Kabupaten Buol, berharap agar Kampung Tangguh yang ada di Kabupaten Buol dapat menjaga keamanan dan kesehatan.


"Sesuai instruksi Kapolda Sulteng dalam melaksanakan pembentukan Kampung Tangguh dalam arti kampung tersebut nantinya tangguh dalam menjaga keamanan, masyarakat dapat bergotong royong serta  mengaktifkan kembali siskamling," ujar Waka Polres Buol.


Kemudian dalam hal kesehatan Kampung Tangguh juga harus memiliki check poin, tempat isolasi dan hal hal lain yang berkaitan Protokol Kesehatan dengan melibatkan seluruh unsur dari TNI-Polri, Pemerintah Kecamatan, Desa serta masyarakat.


"Saya juga berharap agar sinergitas yang baik dan solid antara Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa. Demikian pula dengan Kapolsek dan Danramil, dan Camat agar desanya menjadi desa yang tangguh dalam mencegah penyebaran Covid-19, tangguh dalam kamtibmas serta tangguh dalam ketahanan pangan. Dengan dipilihnya Desa Pajeko sebagai Kampung Tangguh, diharapkan warga Desa Pajeko dapat menjadi contoh untuk kampung-kampung lain yang ada di Kabupaten Buol," tambahnya.


Selanjutnya Camat Momunu Moh. Ali, mengucapkan terima kasih atas kegiatan peresmian Kampung Tangguh di desa wilayah kami yang diadakan kali ini.


"Terimakasih untuk Wakil Bupati Buol dan Waka Polres Buol serta Dandim Buol yang diwakili Danramil Momunu dan seluruh unsur Forkopimda Buol karena telah membentuk Kampung Tangguh Nusantara dan atas partisipasi dari semua pihak yg telah membantu dan melaksanakan bakti sosial di Desa Pajeko Kecamatan Momunu sebelum peresmian kampung tangguh ini terbentuk, semoga dapat mengurangi beban masyarakat yang terdampak Covid-19 ini," katanya.


Ia juga mengatakan Kampung Tangguh Desa Pajeko Kecamatan Momunu adalah salah satu ikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, semoga dengan adanya kampung tangguh Desa Pajeko tersebut diharapkan masyarakat bisa tertib dengan Protokol Kesehatan.


Selanjutnya, Camat Momunu menegaskan, dengan adanya Kampung Tangguh, ketua serta pengurus Kampung Tangguh dapat memberi contoh untuk mengajak masyarakat dalam menerapkan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, terakhir menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta membatasi mobilitas.


Lanjutmya lagi, semoga dengan diresmikannya Kampung Tangguh ini, jadi penambah semangat bagi masyarakat Desa Pajeko Kecamatan Momunu dan pada umumnya masyarakat Kabupaten Buol untuk berperan serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.


Kapolsek Momunu Ipda Razak Abbas Abdullah menambahkan,  bahwa Kampung Tangguh Desa Pajeko Kecamatan Momunu Kabupaten Buol adalah bentuk kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam menanggulangi pandemi serta sebagai wadah edukasi terhadap masyarakat tentang pentingnya Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.


"Kampung Tangguh Pogogul Mopoteetu Desa Pajeko yang merupakan program unggulan Polsek Momunu Polres Buol sebagai upaya melawan penyebaran Covid-19 yang dilakukan mulai lingkup terkecil, agar dalam pelaksanaan lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat secara bersama-sama menangkal penyebaran Covid-19," papar Kapolsek Momunu.(**)


Editor: Ryawan.