Bongkar Makam Jenazah Covid- 19, Polisi Tetapkan 14 Tersangka

Bongkar Makam Jenazah Covid- 19, Polisi Tetapkan 14 Tersangka

Selasa, 16 Maret 2021


Wartaberita.co.id - Polisi menetapkan empat belas orang sebagai tersangka kasus yang diduga membongkar makam dan mengambil jenazah pasien Covid-19 di pemakaman Covid-19 Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare. 


Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan mengatakan bahwa, empat belas orang yang ditetapkan tersangka berinisial NU (52), AP(31), AA(28), AP (30), LB (52), AR (26), RA (46), AR(25, MA (58), SU (3), IL (24), TA (3), dan AW (28). Mereka ditangkap dengan dugaan Tindak pidana Menggali atau mengambil jenazah atau memindahkan atau mengangkut jenazah yang sudah digali atau diambil  dan pelanggaran Karangtina kesehatan


Zulpan mengatakan, pengungkapan tersangka tersebut dilakukan Satuan Reskrim Polres Parepare  setelah bersinergi  dengan satgas Covid- 19 kota Pare-Pare , Pihak Rumah sakit serta Dinas Sosial dan Dinas  Lingkungan kota Pare-Pare. Dan Setelah dilakukan pengecakan bersama  terkait adanya 7 (tujuh) makam yang kondisinya 4 (empat) makam ditemukan terbongkar dan jenazah telah hilang dan 3 (tiga) makam ditemukan bahwa tanah makam tersebut amblas.


Selanjutnya, Kabid Humas menjelaskan aparat Polres  Pare-Pare juga mengungkap fakta bahwa,   tujuh makam yang dibongkar tersebut, jenazahnya dipindahkan  ke 2 lokasi yang berbeda yaitu 4 Jenazah di  perkuburan Sari Minyak di Kel. Lompoe Kecamatan Bacukiki Kota pare-pare dan 3 Jenazah di  perkuburan Abbesoangge Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang.


“Jadi saat ini aparat Polres Pare-Pare menetapkan 14 tersangka, dari hasil   penyelidikan adanya tujuh makam yang kondisinya, empat makam ditemukan terbongkar dan jenazah telah hilang dan tiga makam ditemukan bahwa tanah makam tersebut amblas, dan pengungkapan kasus ini merupakan kerjasama dengan Satgas Covid- 19,  Pihak Rumah Sakit dan dinas terkait,”Jelas Kabid Humas, di Ruang Kerjanya Selasa (16/03/2021)


Dikatakannya lagi , dalam kasus ini, Sat reskrim Polres Pare-Pare juga  mendapatkan barang bukti 3 (tiga) Lembar Palstik pembungkus jenazah Bagian luar, 1 (satu) buah Kayu Nisan, 3 (tiga) lembar Terpal Plastik, 2 (dua) buah Skop, dan 1 (satu) buah Cangkul, serta 1 (satu) buah Linggis.


Kabid Humas menambahkan Para tersangka ini disangkakan melanggar pasal 180 KUHP dengan ancaman 1 tahun, 4 bulan penjara dan pasal 93 UU RI No 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan ancaman 1 tahun penjara.(**)


Editor: Ryawan.