Polres Buol Gelar Konferensi Pers Kasus Meninggalnya Security Bank BPD Sulteng Cabang Buol

Polres Buol Gelar Konferensi Pers Kasus Meninggalnya Security Bank BPD Sulteng Cabang Buol

Sabtu, 13 Februari 2021


WARTABERITA.CO.ID:

Buol - Polres Buol gelar konferensi pers tiga terduga tersangka dalam kasus meninggalnya seorang security Bank BPD Sulteng Cabang Buol, Kamis (11/02/2021)


Ketiga terduga tersangka tersebut telah memenuhi unsur dan berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P-21) dan selanjutnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Buol yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti.


Selanjutnya, tinggal menunggu proses sidang dan jika terbukti dalam perkara tindak pidana yang disangkakan yaitu dengan sengaja menempatkan atau membiarkan seorang dalam keadaan sengsara, khususnya dalam keadaan maut atau sakit yang membutuhkan pertolongan maka ketiga tersangka tersebut harus mempertanggung jawabkan perbuatannya.


Sebelumnya dikabarkan, kasus yang menyebabkan meninggalnya salah satu security yang bertugas di Bank BPD Sulteng Cabang Buol sudah dilakukan proses pengembangan oleh Satuan Reskrim Polres Buol.


Hasil pengembangan kasus, menurut Kasat Reskrim Iptu Heru Setiyono, ketiganya telah dilakukan pemeriksaan dan telah memenuhi unsur tindak pidana melanggar Pasal 306 Ayat (2), Jo Pasal 304, Jo pasal 359, Jo Pasal 55 KUHPidana dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.


"Ketiga tersangka masing-masing AS (23), SGP (27) dan WRT (32) yang saat ini kami tahan, proses hukumnya telah masuk tahap dua, sementara 1 tersangka lainnya inisial NW masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ungkap Iptu Heru.


Pada kesempatan yang sama, Kapolres Buol AKBP Dieno Hendro Widodo, dihadapan awak media yang hadir, mengatakan dalam penanganan kasus ini meminta masyarakat maupun pihak keluarga untuk memberikan kepercayaan kepada pihak Kepolisian dalam mengungkap kasus ini, adapun jika mendapat informasi maupun bukti baru supaya segera berkoordinasi dengan pihak Satuan Reskrim  Polres Buol untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.(**)


Editor: Ryawan.