Jalankan Program Strategis Nasional, Desa Bonto Salluang Sertifikatkan Tanah Warga

Jalankan Program Strategis Nasional, Desa Bonto Salluang Sertifikatkan Tanah Warga

Rabu, 20 Januari 2021


WARTABERITA.CO.ID:

Bantaeng - Pemerintah Desa Bonto Saluang, Melaksanakan sosialisasi penyuluhan program strategis nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun anggaran 2021.


Kegiatan tersebut dilakukan bersama Dinas pertanahan Kabupaten Bantaeng, di Aula Desa Bonto Salluang, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan

Selasa pagi, (18/1/2021)


Kepala Desa Bonto Salluang, Habibi, Bersama kepala kantor dinas pertanahan kabupaten Bantaeng, Drs.Muhammad Yusri,A.M MH, Membuka acara tersebut yang dihadiri Sekcam Bissappu, Poniman S,SS, 

Kapolsek Bissappu, Babinsa, serta perwakilan dari kejaksaan, Stakeholder Desa Bonto Salluang, Para Kepala, Dusun, Para ketua RW/RT, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat.


Pada kegiatan tersebut, Kepala Desa Bonto Salluang Habibi menyampaikan bahwa

Program Strategis Nasional Pendaftar Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebenarnya berjalan pada tahun 2020 lalu, Namun tertunda dikarenakan adanya pandemi covid-19.


"Hal ini menghambat kelanjutan program ini yang ditargetkan sebanyak 500 bidang tanah untuk di sertifikatkan.tetapi karena adanya virus ini sehingga hanya bisa terbit sebanyak 300 lebih sertifikat", Kata Habibi dalam penyampaiannya dihadapan undangan yang hadir.


"Alhamdulillah pada tahun 2021 ini, Desa Bonto Salluang diberikan kembali program PTSL dari lanjutan program tahun 2020 yang tertunda", Ungkapnya 


Menurut Habibi, Desa Bonto Salluang akan di jadikan Desa lengkap, dengan target sebanyak 1026 bidang tanah.


"Maka dari Itu masyarakat Desa Bonto Salluang boleh mendaftarkan tanahnya ke Posko yang ada pada kantor ini, supaya bidang tanahnya bisa di sertifikat kan", Pesan Kades Bonto Salluang, Habibi.


Pada kesempatan tersebut, Habibi juga menyampaikan kesyukurannya dengan adanya program PTSL bidang Tanah di Desa Bonto Salluang 


Menurutnya tanah masyarakat terdaftar di BPN akan mengurangi konflik tentang tanah di Desa Bonto Salluang.


"Semoga Program ini bisa berjalan lancar dan mudah mudahan semua bidang tanah masyarakat sudah memiliki sertifikat", Harap Habibi.


Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Bantaeng, Drs.Muhammad Yusri,A.M, MH menyampaikan kalau program ini bukan program dari pihak BPN melainkan program  Presiden RI


"Beliau (presiden RI) menginginkan tahun 2024 seluruh objek tanah seluruh Indonesia, sudah didaftarkan di BPN. Maka dari itu di wilayah Desa Bonto Salluang salah satu yang terpilih akan dijadikan Desa lengkap di kabupaten Bantaeng", Ungkapnya


Dia juga menjelaskan bahwa program tahun 2020 yang tertunda karena covid-19 di Desa Bonto Salluang dilanjutkan pada tahun 2021, Dan menjadikan Bonto Salluang sebagai Desa lengkap di Kabupaten Bantaeng.


Pada kesempatan yang sama, Sekcam Bissappu, 

Poniman S,SS mengatakan bahwa program tersebut sangat luar biasa yang di terapkan dimasyarakat.


Ia beralasan karena siapapun yang sudah terdaftar di PTSL itu sebagai bukti kuat kepemilikan dan akan mengurangi Konflik tanah di Desa Bonto Salluang.


"Semoga kedepannya program ini terus berlanjut di kabupaten Bantaeng sehingga kabupaten Bantaeng akan menjadi  wilayah yang lengkap di Indonesia", Lanjut Sekcamam


Salah seorang perwakilan masyarakat juga menyampaikan kesyukurannya dengan

adanya program tersebut, karena menurutnya tanah mereka telah memiliki sertifikat.


Dia menguraikan bahwa program ini sangat membantu karena harganya sangat murah di bandingkan mengurus secarq pribadi yang katanya bisa mencapai jutaan rupiah baru bisa terbit sertifikat.


"Alhamdulillah kami masyarakat Desa Bonto Salluang terkhususnya pribadi saya sendiri sangat bahagia dan bangga  karena adanya program ini yang mampu meringankan beban kami", Ungkapnya 


"Harapan saya program ini bisa berlanjut dan semua wilayah bisa menjadi lengkap khususnya di kabupaten Bantaeng", Tutupnya.(*)


Editor: Ryawan