Buron 11 Hari, Pembunuh Sartini Tersungkur Dihadiahi Timah Panas

Buron 11 Hari, Pembunuh Sartini Tersungkur Dihadiahi Timah Panas

Sabtu, 23 Januari 2021


WARTABERITA.CO.ID:

Stabat - Setelah 11 hari buron, pelarian Liadi alias Yoyok (35) berkahir sudah. Kedua kakinya ditembak saat penangkapan terkait kematian Sartini (56) warga Dusun Sei Ruan, Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat yang tewas di tangan. Dia ditangkap di Dusun Sugihen, Kelurahan Ujung Sampun, Kecamatan Dolat Rakyat, Kabupaten Karo, Jum'at (22/1) sekira jam 17.00 WIB.


Warga Dusun Pasar IV, Desa Sido Makmur, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat ini ditangkap petugas kepolisian berdasarkan laporan Lolisi No LP/03/I/2021/SU/LKT/SEK KUALA tanggal 11 Januari 2021 terkait kasus pembunuhan sadis yang menewaskan Sartini.


Mengetahui keberadaan tersangka di ladang milik Nasken Suranta Bukit di Kabupaten Karo, Kasat Reskrim Polres Langkat IPTU Muhammad Said Husen SIK beserta tim gabungan Jatanras Polda Sumut dan opsnal Unit Pidum Polres Langkat langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan.


Selain tersangka, kata Paur Subbag Humas Polres Langkat AIPTU Yasir Rahman, turut diamankan 1helai Kaos Lengan panjang warna abu-abu, 1helai celana jeans warna hitam, 1 bilah pisau, 1 unit senter warna putih, Pecahan batu batako, 1 pucuk senapan angin, 2 batang kayu dengan bercak darah, 1 batang bambu, 1 buah besi dan 3 helai pakaian korban. 


"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka diamankan di Mapolres Langkat. Masih dilakukan pengembangan untuk mengetahui motifnya," ungkap AIPTU Yasir via pesan tertulisnya, Sabtu (23/1) pagi.


Kasat Reskrim Polres Langkat IPTU Muhammad Said Husen SIK belum berkomentar terkait motif pembunuhan tersebut, meskipun pesan WhatsApp yang disampaikan sudah terkirim ke perangkat selulernya.


Sebelumnya, Seorang wanita paruh baya bernama Sartini (55) tewas bersimbah darah dengan pisau menancap di perutnya, Senin (11/1) pagi. Kejadian itupun sontak membuat warga di Dusun Sei Ruan, Desa Beruam, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat mendadak geger.


Sartini ditemukan tewas bersimbah darah secara mengenaskan di rumahnya dengan kondisi sebilah pisau menancap dibagian bawah perutnya dan beberapa luka bacokan di pergelangan tangan kiri, luka sayat di leher, luka pada pipi sebelah kanan, luka robek di bagian kepala serta luka tusuk dekat bagian kemaluan. 


(AVID)


Editor: Ryawan.