Ajukan Gagasan Islamic Value dalam TBL, Guru MTs Negeri Demak Siap Raih Gelar Doktor

Ajukan Gagasan Islamic Value dalam TBL, Guru MTs Negeri Demak Siap Raih Gelar Doktor

Kamis, 03 Desember 2020



WARTABERITA.CO.ID:

Makassar - Muhammad Badrus Sholeh, mahasiswa S3 Pendidikan Bahasa Inggris Pasca Sarjana UNM Makassar telah melaksanakan ujian Seminar Proposal dengan zoom meeting (Rabu, 2/12/20). 


Judul yang diusulkan dalam ujian tersebut adalah“Incorporating Task-based Learning with Islamic Values in Teaching English at an Islamic Junior High School in Indonesia”.


Penelitian ini akan mengeksplorasi sebuah fenomena yang sangat menarik yang terjadi di MTsN 3 Demak, yaitu pengintegrasian pembelajaran berbasis tugas (Task-based Learning) dengan nilai-nilai Islam (Islamic values) dalam pembelajaran bahasa Inggris. 


Penelitian ini sangat relevan dengan konteks madrasah yang sangat erat dengan penanaman nilai-nilai Islam kepada peserta didik. 

Guru MTsN 3 Demak itu mengatakan bahwa esensi pengajaran bahasa Inggris tidak hanya sekedar peningkatan keterampilan berbahasa Inggris (English skills) peserta didik, akan tetapi juga penanaman nilai-nilai  Islam, sehingga penggunaan bahasa Inggris tersebut dapat diterapkan dengan sopan dan tepat. 


Selain itu, penguasaan bahasa Inggris tersebut dapat digunakan untuk tujuan yang baik dan berguna sesuai dengan nilai-nilai Islam yang peserta didik miliki.


Ujian Seminar Proposal tersebut dipimpin oleh Promotor, Prof. Dr. Kisman Salija, M.Pd dengan didampingi co-promotor, Dr. Sahril Nur, M,Hum. Tim penguji dalam ujian tersebut antara lain Prof. Drs. Muhammad Basri, M.A., Ph.D, Prof. Dr. Anshari, M.Hum, dan Prof. Dr. Syarifuddin Dolla, M.Pd. 


Salah satu Tim Penguji, Prof. Syariffudin Dolla menyampaikan, "Penelitian ini sangat menarik karena sesuai dengan konteks madrasah", tutur Prof Syarifudin. 


"Akan tetapi Sholeh harus lebih rinci dan detail dalam mengidentifikasi nilai-nilai Islam apa saja yang akan diintegrasikan dengan pembelajaran berbasis tugas tersebut supaya tidak terjadi kebiasan", tutupnya. 


Hasil ujian Seminar Proposal tersebut, Sholeh dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan sehingga guru madrasah tersebut dapat melanjutkan ke tahap penelitian.


(**)


Editor: Ryawan.