Gubernur Sulsel Ajak Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Timbulnya Isu-isu Perpecahan

Gubernur Sulsel Ajak Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Timbulnya Isu-isu Perpecahan

Minggu, 15 November 2020



WARTABERITA.CO.ID:

Makassar - Para praktisi hukum asal Sulawesi Selatan (Sulsel) yang ada dalam Keluarga Kerukunan Sulawesi-Selatan (KKSS Sulsel) diharapkan dapat menggagas ide-ide baru yang  dapat membawa dampak positif untuk pembangunan dan penegakan hukum di Indonesia. KKSS juga menjadi wadah dalam menyatukan komitmen dalam penegakan hukum.


Bahwa penegakan hukum juga harus beradaptasi dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Maka dari itu, keberadaan teknologi informasi di setiap organ negara merupakan suatu keharusan.


"Tidak akan ada perbaikan mutu pelayanan publik tanpa inovasi, tidak ada inovasi tanpa aplikasi teknologi dalam birokrasi,", Kata Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah sebelum menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar dalam rangka HUT Ke-413 Kota Makassar.


Hal itu disampaikan pada kegiatan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) dengan tema "Peran Praktisi Hukum KKSS dalam Penegakan Hukum di Indonesia". Terlaksana melalui Video Conference (Vicon) di Kantor DPRD Kota Makassar, Sabtu (14/11/20).


Pemerintah Provinsi Sulsel terus mendorong perbaikan tata kelola aset, pengelolaan anggaran yang transparan. Begitu pula pelaksanaan akuntabilitas kinerja pembangunan yang efektif.


Mewujudkan misi tersebut, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, praktisi hukum dalam masyarakat sangat dibutuhkan. Salah satu contoh hasil kerja sama telah dilakukan adalah kolaborasi antara Pemprov, Korsupgah KPK, Kejati dan Polda untuk mendorong peningkatan kinerja OPD dan pengamanan aset Pemerintah, sehingga pendapatan daerah dapat dioptimalkan.


"Dalam bersinergi, kita harus terus mendorong terciptanya konsepsi penegakan hukum yang transparan, profesional dan akuntabel", tutur Nurdin Abdullah.


Selain itu, harus berfokus pada fungsi peradilan yang berbasis pelayanan publik. Sebagai masyarakat Sulsel kata dia, budaya saling membantu harus terus dipelihara.


"Budaya ini kemudian dapat kita terapkan melalui pengabdian kita untuk membantu masyarakat, terutama masyarakat kecil", imbuhnya.


Pada kesempatan itu, Ia juga mengajak seluruh Keluarga BPP KKSS untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap timbulnya berbagai isu-isu perpecahan terutama di saat mendekati pemilu serentak seperti sekarang.


"Ini sangat penting untuk agar tetap menjaga persatuan dan stabilitas negara, pilihan boleh beda tapi kita tetap saudara", kunci Gubernur bergelar Professor itu. 


(***/JN)


Editor: Ryawan