Bupati Bantaeng: Harus Produktif Supaya Tidak Lapar

Bupati Bantaeng: Harus Produktif Supaya Tidak Lapar

Senin, 28 September 2020




Wartaberita.co.id - Refleksi Dua tahun Kepemimpinan Bupati Bantaeng, DR.H.Ilham Syah Azikin,M.si, dan Wakilnya, Drs.H.Sahabuddin di Tribun pantai seruni, Sabtu lalu, 26 September 2020.


Turut Hadir, Seluruh unsur-unsur forkompinda, SKPD lingkup Pemkab Bantaeng, Tokoh masyarakat dan Tokoh agama, pemuda dan pemerhati.


Bupati dalam kesempatan tersebut menguraikan bahwa aktivitas ditengah pandemi covid-19, Berjalan dengan tertib dalam konsep protokol kesehatan tapi harus produktif supaya tidak lapar.


"Nah, Pemerintah mengkonsentrasikan baik di APBD perubahan 2020 maupun program di 2021 lebih kepada pemulihan ekonomi dan memberikan jaminan keamanan kesehatan pandemi covid-19 di kabupaten Bantaeng, Itu dulu yang penting hari saat ini," Ungkap Bupati.


Dia meneruskan bahwa struktur dari kebijakan baik dari tingkat nasional, provinsi dan wajib untuk kami sinergikan di tingkat kabupaten, Dua hal itu tadi, "Tertib dalam protokol kesehatan tetapi dia produktif dalam ekonomi", apa itu ekonomi kerakyatan,UKM, Pemerintah harus hadir berikan sentuhan program kebijakan terhadap itu,  bukan berarti kita meninggalkan industri.


 "Tidak", sektor industri tetap menjadi sektor industri tetap menjadi prioritas di kabupaten Bantaeng", Jelas Bupati.


Menurut Bupati, Industri pariwisata itu yang masih bisa  diharapkan menjadi andalan dan menggerakkan, juga ekonomi masyarakat.


Menjawab tentang Program Unggulan Bupati Bantaeng dalam kepemimpinannya, Dia dengan tegas menyatakan keyakinannya. 


Dua Tahun Perjalanan kepemimpinannya, Bupati Bantaeng menjelaskan bahwa langkah konkrit sejak dua tahun pemerintahan melalui APBD pemerintah kabupaten.


"Melalui APBD sudah memprogramkan bantuan modal berbasis dusun dan RW dan itu sudah jalan, ini yang kita coba, sekarang evaluasi ditahun kedua bagaimana asas manfaat dari pada pemberian bantuan modal berbasis dusun dan RW ini, apakah yang sudah modal lagi dikasih modal atau orientasi kita di tahun kedua ini orientasi kita adalah orientasi kemiskinan makanya kita harapkan disentuh modal adalah orang yang betul-betul tidak memiliki modal tapi punya motivasi dan semangat wirausaha", Uraian


"Itu yang kita prioritaskan, kalau kemarin orang yang sudah punya visi itu yang diutamakan. kedepan ini  yang kita prioritaskan adalah masyarakat punya motivasi dan dan dia belum memiliki modal", Kuncinya.


(Ryawan)