Polres Sinjai Laksanakan Apel Gelar Pasukan OPS Patuh 2020

Polres Sinjai Laksanakan Apel Gelar Pasukan OPS Patuh 2020

Kamis, 23 Juli 2020


WartaBerita.co.id - Bertempat di halaman Mapolres Sinjai, Polres Sinjai melaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan dalam rangka pelaksanaan OPS Patuh 2020, dengan tema "Meningkatkan Kesadaran Dan Kepatuhan Masyarakat Guna Mewujudkan Kamseltibcar lantas". Kamis (23/7/2020).

Bertindak selaku Pemimpin Apel Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan, S.Ik.,M.Si sekaligus membacakan amanat seragam Kapolda Sulsel dan selaku perwira apel kasat lantas polres Sinjai Akp H. Abd. Rahim, SE.,MM komandan apel Kanit Regident Sat lantas Polres Sinjai Ipda Aliadi, SH yang dihadiri oleh Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf. Oo Sahrojat, S.Ag.,M.Tr (Han), Kadis Pol.PP dan Damkar Agung Prayoga, STP, M.Si Wakapolres Sinjai, para kabag, para kasat, kapolsek jajaran, perwira staf polres sinjai.

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pemimpin apel dilanjutkan dengan penyematan pita oleh Inspektur upacara kepada masing - masing perwakilan dari Polri, TNI AD Kodim 1424 Sinjai, Sat Pol.PP tanda dimulainya operasi.

Amanat Kapolda Sulsel yang dibacakan oleh Kapolres Sinjai yang intinya menyampaikan bahwa permasalahan dibidang lalu lintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis, hal ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk.

Berdasarkan program Decade of Action For Road Safety 2011-2020 atau Dekade aksi keselamatan jalan yang telah dicanangkan oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang bertujuan untuk mengurangi korban meninggal dunia pada tahun 2020 sebesar 50% para penyelenggara system yang terpadu yang tertuang dalam rencana umum nasional keselamatan melalui 5 (lima) pilar yaitu Satu manajemen keselamatan jalan, Dua jalan yang berkeselamatan, Tiga kendaraan yang berkeselamatan, Empat perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, dan Lima penanganan korban pasca kecelakaan.

Data kecelakaan lalu lintas Operasi Patuh 2019 sebanyak 109 kejadian secara kuantitas mengalami penurunan -38% kejadian dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebanyak 176 kejadian.

"Jumlah korban meninggal dunia Operasi Patuh 2019 sebanyak 21 orang, mengalami penurunan sebanyak 5 orang atau -19% dibandingkan periode yang sama tahun 2018 sebanyak 26 orang. Dan jumlah korban luka berat Operasi Patuh tahun 2019 sebanyak 15 orang, mengalami penurunan sebanyak 6 orang atau -28%  dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

"Jumlah pelanggaran lalu lintas Operasi Patuh tahun 2019 sejumlah 23.361 pelanggaran meningkat +102% dari tahun 2018, dengan jumlah tilang sebanyak 11.555 lembar dan teguran sejumlah 1.639 teguran. Secara umum dari hasil evaluasi tersebut diatas bahwa dominasi pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran melawan arus, pengendara dibawah umur dan gar helm SNI.

Operasi patuh tahun 2020 merupakan Operasi cipta kondisi Kamseltibcarlantas pasca Idul Fitri 1441 H ditengah mewabahnya Covid-19 pada masa New Normal dan akan dilaksanakan selama 14 hari yang dimulai dari tanggal 23 Juli S/d 5 Agustus 2020 serentak seluruh Indonesia.

Adapun sasaran prioritas Operasi Patuh tahun 2020 diantaranya Penendara motor yang tidak menggunakan helm standar, Pengemudi yang tidak menggunakan Safety Belt, Pengemudi / Pengendara yang melebih batas kecepatan, Pengemudi / Pengendara dalam keadaan pengaruh Alkohol, Pengemudi / Pengendara yang melawan arus, Pengemudi / Pengendara dibawah umur, Pengemudi / Pengendara yang menggunakan handphone dan Kendaraan yang menggunakan lampu strobo, rotator, dan sirine yang tidak sesuai peruntukannya.

Dari ke 8 sasaran target operasi, Polda Sulsel memfokuskan kepada 3 prioritas pelanggaran thematik yaitu Pengendara motor yang tidak menggunakan helm standar, Pengemudi / Pengendara dibawah umur dan Pengemudi / Pengendara yang melawan arus.

Diakhir amanatnya, Kapolda Sulsel kembali menekankan selama pelaksanaan operasi agar berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa sebelum melaksanakan tugas, Utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani SOP yang ada, Hindari pungli dan tindakan yang menjadi trigger ketidakpercayaan masyarakat kepada Polri, Lakukan tugas Ops Patuh dengan persuasif, humanis sehingga tidak menimbulkan komplain dari masyarakat Dan laksanakan tugas dilapangan harus tetap berpedoman pada 13 poin protokol kesehatan.

Adapun peserta apel gelar pasukan gabungan instansi yang terdiri dari 1 (satu) platon personil staf gabungan polres sinjai, 1 (satu) platon personil sat lantas polres sinjai, 1 (satu) platon gabungan reskrim, intelkam, res narkoba, 1 (satu) platon personil sat sabhara polres sinjai, 1 (satu) platon TNI-AD Kodim 1424 sinjai, 1 (satu) platon sat Pol.PP gabungan Damkar Sinjai, dan 1 (satu) regu dari dinas kesehatan.

(***/Jannah)
Editor: Ryawan.