Oknum Anggota DPRD Pasaman Timur Maki Petugas Covid- 19 Pemkab Agam

Oknum Anggota DPRD Pasaman Timur Maki Petugas Covid- 19 Pemkab Agam

Selasa, 12 Mei 2020

"Segenap Staf Dan Management Warta Berita Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1441H "



WARTABERITA.CO.ID:
AGAM - Oknum Anggota DPRD Pasaman Timur Inisial M dari partai Gerindera arogan dengan memaki tim gugus Covid- 19 wilayah lintas batas perbatasan Agam Pasaman.Selasa, (12/5/2020)

Kronologis kejadian berawal di lakukannya penyetopan seluruh kenderaan yang melintas di jalan tersebut.

Saat petugas check point lintas batas Agam Pasaman dibawah pimpinan Kabid KL BPBD Agam Syafrizal SH. MH minta oknum memakai masker, M berdalih dengan banyak alasan.

Bahkan oknum tersebut tak sugkan-sungkan memaki anggota Gugus tugas Covid- 19. Saat kejadian petugas lansung Mendokumentasikan kejadian tersebut

Kabid KL Syafrizal yang menjadi koordinator posko langsung terperongoh ketika M melontarkan  kata-kata kasar yang tidak pantas di ucapkan oleh seorang anggota legislatif atau wakil rakyat Pasaman timur dari partai Gerindera.

Petugas gugus juga sempat menyuruh putar balik oknum M. Namun tidak di hiraukan.

Ketika di konfirmasikan wartawan pada syafrizal selaku koordinator membenarkan kejadian tersebut.

Di lokasi kejadian salah seorang masyarakat yang melihat kejadian tersebut juga mengatakan awalnya petugas menghentikan mobil pajero warna hitam. Setelah di lihat ternyata penumpang didalamnya tidak memakai masker. Oknum M lansung memaki-maki petugas dengan kata-kata kasar.

Yang kami ketahui sebagai warga Onknum M adalah warga Padang Palak Padang Ganting yang sangat arogan di kesehariannya.

"Orangnya sangat tidak menghargai orang lain dan tidak tau tata krama kesopanan.

Sebagai masyarakat yang ikut berpartisipasti terhadap penangan Covid- 19. informasi yang kami dengar seluruh wakil rakyat yang duduk di legislatif  sangat memahami dan mendukung kegiatan Gugus covid-19 demi memutus penyebarannya diseluruh NKRI dimanapun berada."JAUH BEDA DENGAN OKNUM M". Ucapnya 

Semoga dengan viralnya kasus ini dapat di baca oleh petinggi partai Gerindera se-Sumatera barat bahkan se-Indonesia

Patutnya Dia  mendapatkan ganjaran dari partainya. Ucap warga tersebut yang minta tidak menyebut namanya.

 (Anto)