DPRD Agam Laksanakan Hearing Dengan Tim Gugus Penanganan Covid-19

DPRD Agam Laksanakan Hearing Dengan Tim Gugus Penanganan Covid-19

Selasa, 12 Mei 2020


WARTABERITA.CO.ID:
AGAM - Ketua DPRD Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat Novi Irwa, menggelar hearing dengan Tim Gugus Penanganan Covid-19 daerah itu, Senin, (11/5/2020).

Rapat tersebut dilaksanakan guna untuk mengetahui bagaimana penanganan Covid-19 di Kabupaten Agam sejauh sebelumnya.

Dimana rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Agam dan dihadiri secara teleconference oleh anggota DPRD Agam, Ketua Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam Martias Wanto serta jajarannya.

Ketua DPRD Agam Novi Irwan mengatakan rapat tersebut guna untuk membahas tentang pananganan Covid-19 di Kabupaten Agam dimana sampai sejauh ini sudah ada masyarakat Agam yang terpapar positif Covid-19.

Ketua Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam Martias Wanto mengatakan untuk kondisi Kabupaten Agam saat ini terdapat 387 orang tanpa gejala (OTG), 37 orang dalam pemantauan (ODP), 8 orang PDP, dan 14 orang terpapar positif Covid-19.

"Kita akan melanjutkan mengambil swap dimana ada beberapa orang yang belum kita ambil swapnya dan ada juga yang harus diulang mengambil swap," Ujarnya.

Martias Wanto menambahkan, Dari 4 Puskesmas yang melaksanakan kegiatan secara terbatas hanya tinggal 2 lagi yang masih melaksanakan kegiatan secara terbatas yakni Puskesmas Baso dan Puskesmas Lasi.

"Untuk puskemas lasi hari ini akan keluar hasil swap nya, Jika hasilnya negatif semua maka pelayanan di puskesmas tersebut akan dibuka lagi secara umum. Sedangkan, Puskesmas Tilatang Kamang dan Biaro sudah dapat beroperasi dengan normal seperti biasanya," Jelasnya

Ia juga mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti sosialisasi kepada masyarakat dan komunitas-komunitas terkait dengan bahaya penyebaran Covid-19, Serta juga telah membentuk tim untuk meninjau PSBB.

"Kita juga telah melaksanakan bantuan berupa beras, garam, sayuran dan bantuan lainnya. Pada penyaluran bantuan pada bulan pertama penanganan Covid-19 yakni, Beras gratis, operasi pasar khusus, garam gratis, penyaluran sayuran, buah-buahan dan bahan pangan lainnya," kata Martias Wanto.

Selain itu, Dia juga memberikan bantuan beras gratis kepada kelompok yang kehilangan penghasilan, bantuan dari donatur dan pihak ketiga, PKH program sembako, lanjutan Agam Menyemai, humas.

      (Anto)