Siapkan 10.000 Masker, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng: Dunia Kita Dunia Edukasi

Siapkan 10.000 Masker, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng: Dunia Kita Dunia Edukasi

Senin, 13 April 2020

"Segenap Staf Dan Management Warta Berita Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1441H "



WARTABERITA.CO.ID:
BANTAENG - Dinas pendidikan  dan kebudayaan kabupaten Bantaeng ambil bagian dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona (covid-19)

Kadis Pendidikan dan kebudayaan Bantaeng Drs.Muhammad Haris, MSi dan jajaran menyiapkan 10.000 lembar masker untuk dibagikan ke masyarakat

"Dunia pendidikan adalah dunia edukasi, Disamping menyampaikan tentang bahaya penyebaran virus corona (Covid-19), Akan tetapi juga ada gerakan pencegahan secara nyata, Salah satunya memberikan masker kepada masyarakat", Kata Muhammad Haris

Menurutnya, Kondisi saat ini ada beberapa wilayah sudah masuk zona merah sehingga rantai penyebarannya harus diputuskan.

Dia Mengungkapkan, Dikbud kabupaten Bantaeng sangat bertanggung jawab atas
35.406 Siswa/i (TK,SD,SM-dan sederajar) yg bersekolah baik negeri maupun swasta.Belum termasuk orang tuanya dan sekitar 3000an  Guru harus dilindungi.

"Dan salah satu caranya adalah edukasi pemberian masker, dimana masker tersebut sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).Melalui protap kesehatan bahwa himbauan memakai masker bukan saja terhadap orang sakit akan tetapi juga terhadap orang yang sehat", Lanjutnya

Dikatakan bahwa Dikbud Bantaeng menyiapkan 417 meter kain untuk pembuatan 10.000 lembar masker, menurutnya juga memberdayakan 27 pengusaha konfeksi se-kabupaten Bantaeng.

Ditempat terpisah Bupati Bantaeng DR.Ilhamsyah Azikin, mengatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh dinas pendidikan dan kebudayaan, Selain sebagai partisipasi dalam upaya pencegahan virus Corona, Juga bagaimana memberdayakan pengusaha ekonomi kreatif agar perputaran ekonomi di Bantaeng tetap berjalan.

Pada kesempatan ini Bupati juga menjelaskan tentang dunia pendidikan dalam situasi sekarang ini.

"Pada prosesnya, anak anak diberi pelajaran dirumah dan mendapat pemantauan oleh guru masing-masing, Dan Pemerintah melalui TVRI menciptakan metode pelajar lewat layar kaca, Agar anak anak tidak terputus mata pelajarannya. Kunci Bupati.

(Ryawan)
Editor: Redaksi