Polres Bantaeng Undang Bupati Ilhamsyah Azikin Pada Gelar Tactical Floor Game (TFG) Dan Sispamkota

Polres Bantaeng Undang Bupati Ilhamsyah Azikin Pada Gelar Tactical Floor Game (TFG) Dan Sispamkota

Jumat, 17 April 2020


WARTABERITA.CO.ID:
BANTAENG - Bupati Bantaeng DR.H.Ilhamsyah Azikin, Bersama Unsur-unsur Forkopimda Kabupaten Bantaeng menghadiri Tactical Floor Game (TFG) Dan Sispamkota dalam rangka mengantisipasi dampak sosial wabah covid-19, Di aula Indra Dharmalaksana 99 Polres Bantaeng, Jalan Sungai Bialo Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis, (16/4/2020)

Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri,ST,SH,MH, Yang memimpin kegiatan tersebut, Selain Bupati Bantaeng juga mengundang, Ketua DPRD Bantaeng Hamzah Amd, Dandim 1410 Bantaeng, Letkol CZI Tambohule Wulaa, Spi, Kajari Bantaeng, Ketua Pengadilan Negeri, Kadis Kesehatan,Ka.Satpol PP, Kadis Perhubungan, Pejabat Utama dan Personil Terkait Polres Bantaeng, Staf terkait Kodim 1410 Bantaeng dan Perwakilan Satpam.

"Seharusnya kita lakukan secara makro di lapangan,Tetapi kita lakukan simulasi karena kita ikuti protap kesehatan", Kata Kapolres pada awal sebutannya.

"Siskamkota dalam bentuk simulasi untuk antisipasi gangguan Kamtibmas. Dengan Adanya Virus Corona ini,
Tentunya dengan adanya virus Corona ini keadaan mengalami banyak persoalannya dan juga berdampak sosial di masyarakat", Ungkapnya

Kapolres juga mengungkapkan Potensi seperti kerusuhan, huru hara, Penjarahan menjadi fokus dan perlu ada langkah-langkah antisipatif

"Aparat yang berseragam, betul betul urgent, Tentunya bersama sama satu tujuan dan harus mampu memaknai apa yang harus dilakukan", Jelasnya

"Kepolisian apreasiasi kepada Bupati Bantaeng atas bantuan
yang diberikan kepada masyarakat untuk mengurangi dampak sosial dari covid-19 ini",Katanya

Sementara itu, Dandim 1410 Bantaeng menilai kalau pelaksanaan simulasi tersebut sangat baik untuk mengantisipasi dampak terburuk dengan adanya covid 19.

"Langkah antisipatif harus dilakukan terpadu, Semua komponen yang terlibat harus memiliki respon cepat dan tepat sasaran dalam penanganan permasalahan", Ujarnya

"Personil harus betul-betul siap dari kondisi, sarana dan prasarana", Kata Dandim

Menurutnya, Skenario yang akan kita lakukan sangat perlu, Namun personil yang dilibatkan
harus punya tanggungjawab.

Pada Kesempatan yang sama, Bupati Bantaeng berpendapat kegiatan tersebut suatu yang sangat bermamfaat.

"Ini bagian yang terintegral dalam upaya antisipatif.
Kurang lebih tujuh bulan sinergitas kita bangun", Kata Bupati

"Apa yang kita lakukan saat ini adalah bagian dari usaha kita mengatasi dampak dengan adanya virus covid-19 ini,"Ungkapnya

"Perlu saya laporkan, 3.565 adalah rumah tangga yang ada di DTPS yang tidak tersentuh oleh PKH dan Penerima Rastra,"Jelasnya

Dijelaskan Bupati,Tetap ada potensi bisa memicu polimik bagi yang tidak menerima. Hingga dari jumlah penerima
akan dibulatkan menjadi 10.000 kepala keluarga. Penambahan kita ambil dari 5 sektor mata pencahariannya,diantaranya buruh harian, dan Dibidang transportasi", lanjut Bupati

"Apa yang kita lakukan adalah sebuah kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat akan terbangunnya sinergitas, Dan tidak henti-hentinya untuk kami memohon dukungan, Memohon dari kita semua agar kondisi masyarakat kita di kabupaten Bantaeng bisa dapat senantiasa terkendali khususnya dengan adanya persoalan covid-19 yang kita hadapi secara global saat ini.

(Ryawan).