Petugas Covid-19 Tangkap Seorang Warga, Ini Kejadiannya -->

Petugas Covid-19 Tangkap Seorang Warga, Ini Kejadiannya

Rabu, 22 April 2020


WARTABERITA.CO.ID:
BANTAENG - Petugas pos penjaga perbatasan dalam penanganan pencegahan penyebaran covid-19, Berhasil bekuk seorang warga Pembawa Narkotika jenis sabu

Dengan sinergitas bersama TNI, Anggota Polres Bantaeng berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu saat sedang melintas di posko covid-19 yang berbatasan dengan Kabupaten Bulukumba, Yakni di Desa Layoa, Bantaeng, Sulawesi Selatan,

Pelaku yang berhasil diamankan adalah Hamsah Alyas Ampa (32), Pekerjaan sehari-harinya sebagai petani, Asal Dusun Saukan, Desa Baji Minasa, Kabupaten Bulukumba.

"Penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa peredaran narkoba jenis Sabu masih marak  terjadi di BajiMinasa walaupun pelaku sebelumnya telah meninggal. Dan kembali dijalankan oleh Hamsah", ungkap Sandri, Paur Humas Polres Bantaeng, yang Dia kutip dari laporan masyarakat yang minta namanya dirahasiakan.

Lanjut Sandri, Berdasarkan laporan tersebut, Dilakukan penjajakan bahwa pelaku akan melewati posko Covid- 19 sekitar jam 12 WITA. Sehingga Kapolsek pajukukang berposko di desa layoa untuk mengamati pelaku.

"Dengan dibantu personil Kodim 1410 Bantaeng, Kapolsek pajukukang AKP Saharuddin melakukan pencegatan terhadap tersangka dan dilakukan penggeledahan badan dan kendaraan pelaku",Kata Sandri

Saat penggeledahan terhadap pelaku Hamsah, Berhasil diamankan Barang bukti berupa,
Tas kecil warna hitam berisikan uang Kertas senilai Rp. 12.000.000 ( Dua Belas Juta rupiah),
Satu sachet (0.46gram)  Psikotrapika jenis sabu, Satu ikat pipet, Dan satu unit motor Kawasaki ninja warna hitam.

Dikutip pernyataan, Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri ST,SH,MH mengapresiasi petugas yang bertugas di posko covid-19 di Desa Layoa.

"Dengan bersinergi TNI dan Polri dapat mencegah peredaran narkoba dikabupaten Bantaeng yang meresahkan warga Bantaeng pada umumnya", Jelas Kapolres.

Menurut Kapolres, Berdasarkan Laporan, Masyakarat desa Bajiminasa sudah resah dengan keberadaan pelaku karena menganggap anak anak khususnya pemuda bisa rusak karena pengaruh sabu yang diedarkan
Pelaku Hamsah.

"Terhada pelaku, Terancam Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20(dua puluh) tahun dan pidanan denda paling sedikit 1 milyar rupiah dan paling banyak 10 milyar rupiah", Pungkasnya

(***/Jannah)
Editor: Redaksi