Arak Marak, Warga Lapor Polisi

Arak Marak, Warga Lapor Polisi

Minggu, 05 April 2020


WARTABERITA.CO.ID:
SINJAI - Respon cepat Bhabinkambtibmas Polsek Sinjai tengah Polres Sinjai untuk Menjaga Sitkamtibmas agar aman dan kondusif.

Hal ini terkait keluhan warga tentang maraknya penjual Arak (ballo)

Tanggapi laporan tersebut, Bhabinkamtibmas yang bertugas pada Daerah binaannya, selain menjaga kamtibmas, tugas lainnya yang tidak kalah penting yakni memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat. Seperti halnya yang dilakukan oleh Bhabinkambtibmas Polsek Sinjai Tengah Polres Sinjai Desa Mattunreng Tellue BRIPTU Ihsan Baharuddin pada Sabtu, (04/04/2020)

'Mengetahui adanya keluhan yang disampaikan oleh beberapa masyarakat yang disampaikan melalui pesan WA (whatsapp) terkait maraknya penjual miras jenis ballo yang meresahkan, Kami bergerak cepat" kata Ihsan Baharuddin

"Selain dampak buruk yang ditimbulkan dari minuman keras, masyarakat Mattunreng Tellue juga merasa terganggu dengan orang-orang yang berasal dari luar desa yang datang untuk membeli Miras jenis ballo, dikhawatirkan membawa penyakit / virus corona (covid-19) yang saat ini menjadi pandemi tingkat dunia dan menjadi problem utama", Lanjutnya

"Berbekal informasi yang diberikan oleh masyarakat setempat dan didampingi oleh staf Kantor Desa, Kami mendatangi rumah  rumah penjual ballo yang ada di Mattunreng Tellue", Ungkapnya

Giat Bhabinkamtibmas tersebut tentunya mengutamakan tindakan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif kepada masyarakat penjual ballo dengan mensosialisasikan bahaya virus corona, bahaya konsumsi miras dan ancaman hukuman bagi penjual miras sesuai dengan pasal 204 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Di tempat lain, Kapolsek Sinjai Tengah AKP Sunyoto, S. Sos mengharapkan dengan adanya kegiatan sosialisasi dan edukatif dari bhabinkamtibmas ini dapat menumbuhkan kesadaran dari masyarakat untuk tidak lagi menjual barang terlarang tersebut, disamping karena melanggar hukum, efeknya juga merusak dan kita juga harus menjaga agar tidak ada virus yang dibawa masuk oleh pendatang dari luar.

(***/Jannah)
Editor: Redaksi