Ngaku Sering Nonton Film Porno, Pria 18 Tahun Terobos Kamar Gadis 16 Tahun

Ngaku Sering Nonton Film Porno, Pria 18 Tahun Terobos Kamar Gadis 16 Tahun

Rabu, 04 Maret 2020



WARTABERITA.CO.ID:
BANTAENG - Unit Resmob Polres Bantaeng  Mengamankan seorang remaja pria, AM (18) di Desa Lumpangang, Kecamatan Pajukukang Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Selasa Dini hari, (3/3/2020)

AM ditangkap warga karena melakukan pelecehan seksual terhadap seorang gadis NS (16).

"Beruntung personil Polsek Pajukukang dan warga segera mengamankan pelaku yang hendak diamuk warga di lokasi", Ungkap Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri ST,SH,MH.

Lanjut dijelaskan Kapolres, Setelah diamankan di Polsek Pajukukang tersangka selanjutnya di bawa ke kantor Polres Bantaeng Oleh tim Resmob Polres bantaeng untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Tersangka melakukan tindakan pelecahan terhadap NS dengan cara meraba paha korban yang sedang tertidur pulas di kamarnya, Namun korban terbangun dan melihat tersangka yang sudah berada di samping tempat tidurnya dengan posisi jongkok", jelas Kapolres

Merasa dilecehkan korban langsung menendang tersangka, karena merasa panik tersangka berusaha kabur melalui ruang tamu, karena terkunci tersangka mencoba kabur melalui pintu belakang rumah.

Pelaku Masuk ke rumah korban melalui pintu belakang yang dalam keadaan tidak terkunci.

"Pelaku mengakui tindakan pelecehan yang dilakukan terhadap NS, Pelaku juga mengaku sering menonton film film porno melalu Gawai / handphone," kata Kapolres

Selain itu motif dari pelaku melakukan Pelecehan seksual terhadap korban karena pelaku tertarik dengan korban, namun korban menolaknya.

Kapolres menyampaikan terimakasih kepada Masyarakat Lumpangang karena tidak melakukan Main Hakim Sendiri dan mempercayakan proses hukum ke pihak kepolisian.

"Pelaku mengatakan sudah tiga kali melakukan hal serupa ditempat berbeda, namun sempat kabur, Saat melakukan tindakan cabul yang ketiga ini baru dapat diketahui oleh warga", Lanjutnya

Kapolres juga menghimbau Kepada Warga agar lebih waspada dan ikut serta menciptakan Harkamtibmas, termasuk memastikan keamanan rumah sebelum tidur agar kejadian serupa tidak terulang. Karena tindakan kejahatan terjadi apabila ada niat dan kesempatan.

Untuk Tersangka akan dikenakan Pasal 82 ayat (1) Perpu 1/2016 dengan ancaman Hukuman minimal 5 maksimal 15 tahun Penjara.

(HMS/Rys)