Antisipasi Dampak Virus Corona, Bupati Bantaeng: Ini Bukan Konteks Kepanikan

Antisipasi Dampak Virus Corona, Bupati Bantaeng: Ini Bukan Konteks Kepanikan

Selasa, 17 Maret 2020


WARTABERITA.CO.ID :
BANTAENG - Bupati Bantaeng DR.H.Ilhamsyah Azikin, Memimpin Rapat Koordinasi dengan seluruh Kepada SKPD dan seluruh unsur Forkopimda lingkup pemerintah kabupaten Bantaeng dalam rangka menindak lanjuti instruksi presiden dan himbauan Gubernur Sulawesi Rapat tersebut dalam rangka Antisipasi Dampak Kasus Infeksi Wabah virus Corona (covid-19) di kabupaten Bantaeng.

Rapat juga diikuti wakil bupati H.Sahabuddin, Sekda Bantaeng, Abdul Wahab dilaksanakan di Ruang Pola kantor Bupati Bantaeng, Jalan Andi Mannappiang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Senin malam (15/3/2020)

Pembahasan dalam rapat tersebut terkait dengan antisipatif penyebaran virus  Corona (covid-19). sesuai instruksi presiden dan himbauan Gubernur Sulawesi Selatan.

Bupati Ilham Azikin pada kesempatan tersebut menginstruksikan bahwa mulai selasa 16 Maret 2019, Untuk sementara waktu mentiadakan kegiatan apel, Absensi di laksanakan secara manual (tanda tangan).Terkait dengan itu bagi organisasi dan BKD serta bagian anggaran agar menyesuaikan terkait dengan kebijakan.

"Sesuai pernyataan Presiden, hal ini tidak berdampak terhadap penghasilan- penghasilan terkait dengan kinerja ASN",

"Instruksi terkait internal Pemkab dengan unsur- unsur forkopimda, Mulai saat ini kita membatasi tamu yang akan berkunjung ke kabupaten Bantaeng khususnya yang berskala besar", tegas Bupati

"Kalau ada hal-hal yang bersifat urgent (mendesak) agar di koordinasikan baik dari dinas kesehatan maupun pihak keamanan", Ujarnya

"Mulai saat ini tidak ada perjalanan dinas keluar dari kabupaten Bantaeng khususnya ke daerah-daerah yang sudah di dapati kasus positif Corona sampai 14 hari kedepan kecuali sifatnya urgent",   Lanjutnya

"Saya minta pak Sekda mengambil alih untuk memimpin kebijakan-kebijakan yang diambil",kata Bupati.

Terkait Dibidang Pendidikan, Bupati Bantaeng meminta kepala dinas pendidikan agar melaksanakan kegiatan belajar di rumah (bukan libur), dalam hal ini merumahkan aktivitas belajar.

"Jangan sampai ketiadaan aktivitas di sekolah dimanfaatkan berlibur oleh orang tua dan anak-anak berlibur terutama kewilayah yang terpapar positif Corona", bebernya

Menurut Bupati, Kekosongan aktivitas di sekolah akan dimanfaatkan teman - teman forkopimda untuk melakukan kegiatan sanitasi ke sekolah-sekolah termasuk rumah ibadah.

"Untuk aktivitas ASN kita akan melihat perkembangan selanjutnya walau belum ada instruksi dari menPAN-RB", jelasnya

"Interaksi di kantor saya tegaskan untuk di kurangi tanpa mengurangi nilai-nilai dan aktivitas pelayanan khususnya terhadap masyarakat di kabupaten Bantaeng", Tegasnya

Lanjut dikatakan, termasuk yang dianggap penting bahwa salah satu aktivitas yang berpotensi mengumpulkan banyak orang seperti perayaan isra mi'raj yang mengumpulkan banyak orang. Dan terkait kegiatan keagamaan bupati meminta kementerian agama kabupaten Bantaeng untuk mengaturnya.

"Dalam kesempatan ini kami berharap semua pihak bekerja sama khususnya kegiatan aktivitas ekonomi yang ada di kabupaten Bantaeng,"Harap bupati

Ditegaskan Bupati Ilham Azikin bahwa, Poin langkah-langkah antisipatif yang di keluarkan pemkab Bantaeng setidaknya tidak memperlihatkan sesuatu kebijakan dalam konteks kepanikan.

"Kita semata-mata hanya melaksanakan instruksi dan protokol yang sudah di keluarkan oleh negara sebagai langkah-langkah antisipatif.
Namun kita tetap berharap seluruh sektor berjalan dengan normal", Pungkasnya

(Jan)

Editor: Redaksi