BANTAENG - Acting Kelabui Polisi, Betis Pelaku Curanmor Dibolongi

BANTAENG - Acting Kelabui Polisi, Betis Pelaku Curanmor Dibolongi

Jumat, 20 September 2019



Wartaberita.co.id -Tim T4P (Tidak Tegas Terukur, Terpercaya Profesional)
Res Polres Bantaeng berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian kendaraan bermotor roda dua

Pelaku diamankan di Kampung Loka, Desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere, kabupaten  Bantaeng, Kamis,(19/9/2019) sekira jPukul 17.30 WITA

Pelaku yang ditangkap berinisial BR (29) warga Kampung Senea, Desa Bonto Tallasa, Kecamatan Uluere Bantaeng.

Penangkapan dilakukan berdasarkan LP/04/IV/2018/SSL/RES.BTG/SEK ULUERE Tanggal,17 April 2018.

Didapat dari Keterangan Paur Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri,  Bermula dari korban memarkir motornya dikolong rumah dalam keadaan terkunci leher sebelum korban tidur.

"Pada keesokan harinya korban terbangun dan hendak menggunakan motornya namun sudah tidak ada ditempat parkirnya" Kata Sandri

Lanjut Kata Dia, Ketika Korban terbangun Pintu kolom rumah sudah terbuka dan disitulah korban mengetahui bahwa motornya telah hilang dicuri, motor tersebut merek Yamaha Jupiter MX KING Nomor Polisi DD 3246 FL.

"Korban selanjutnya melapor Polisi, Dari laporan tersebut Tim T4P Polres Bantaeng melakukukan Penyelidikan,  Bermula dari hasil pulbaket bahwa terhadap pelaku pencurian roda 2 milik Nodding" Ujar Sandri

"Dimana Pelaku sedang  berada dilokasi perjudian sabung ayam di Kampung Loka Jeneponto, Sehingga tim berangkat dengan menghadang dijalan dimana pelaku sedang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan orang tuanya (bapak),"Lanjutnya

Pada saat dihadang kata Sandri,  pelaku berupaya melarikan diri dengan mejatuhkan motornya namun Tim berhasil meringkus untuk selanjutnya melakukanlakukan interogasi

"Dari hasil interogasi pelaku mengaku  perbuatannya dan menjelaskan Peranan masing masing pada saat melakukan Aksinya". Bebernya

"Beberapa hari kemudian pelaku mengutus Lelaki S (DPO) untuk meminta sejumlah uang tebusan Kepada Korban, dan hasilnya dibagi bagi oleh semua tersangka", Lanjutnya.

Menurut Sandri, Atas informasi yang dibeberkan tersangka, Tim T4P pun langsung melakukan pengembangan hingga pengejaran terhadap nama-nama yang disebutnya, Namun kedua Tersangka lainnya (R dan S) tidak Berada Dirumahnya.

Selanjutnya masih kata Dia, Tim bergerak membawa tersangka yang Telah diamankan untuk menunjukkan TKP dan dalam perjalanan pelaku minta untuk dilepaskan borgol untuk buang air kecil namun hanya berniat kelabui petugas.

"Dalam upaya melarikan diri Itu, sehingga Polisi berikan tembakan peringatan keudara Namun tidak diindahkan sehingga dilumpuhkan  mengenai betis sebelah kanan", Tegasnya

Atas perbuatan tersangka akan Dikenakan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana tentang pencurian,” dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Humas Polres
Editor:Ryawan