Jumat, 28 Juli 2017

Seorang Dokter K*l*min Menangis, Ternyata Dia Telah...

SHARE
Hasil gambar untuk alat kelamin
Seorang dokter sedang menangis tersedu-sedu didepan sebuah makam yang tanahnya masih merah. Uniknya dipusara makam terletak batu nisan berbentuk “HATI”.
Petruk: “Sudah, ikhlaskan saja, jangan menangis.”
Dokter: “Mas, gimana saya tidak sedih. Bagaimana kalau saya yang mati?”
Petruk: “Semua orang pasti mati, Dok!”
Dokter: “Begini lho, Mas Petruk, yang mati ini teman saya. Kami para kumpulan Dokter Spesialis sudah sepakat, siapa saja diantara kami yang mati maka akan dibuatkan batu nisan dengan gambar sesuai bidang spesialis yang kami tekuni.”
Petruk: “Ooo, teman dokter yang mati ini apa spesialisnya?”
Dokter: “Dia spesialis HATI. Makanya batu nisan dia berbentuk hati.”
Petruk: “Lalu apa yang membuat anda begitu khawatir?”
Dokter: “Lahh, kalau saya mati, gak bisa ngebayangin batu nisan yang akan dibuat untuk saya.”
Petruk: “Emang dokter spesialis apa?”
Dokter: “Saya kan Dokter spesialis K*l*min, Mas Petruk!!”
SHARE

Author: verified_user

0 komentar: