Inovasi Suasana Belajar, SMAN 2 Lubuk Basung Persiapkan Taman Literasi -->

Inovasi Suasana Belajar, SMAN 2 Lubuk Basung Persiapkan Taman Literasi

Kamis, 20 Agustus 2020


WartaBerita.co.id - Kepala SMAN 2 Lubuk Basung, Kab.Agam Provinsi Sumatera Barat, Drs. Wanasri mengatakan kehadiran Taman Literasi nantinya diharapkan bisa membuat siswa di sekolah untuk betah belajar dan menggali potensi diri sendiri.

Dan untuk berbagai upaya yang dilakukan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Lubuk Basung agar menciptakan suasana belajar yang berbeda bagi siswa dan salah satunya melalui Taman Literasi yang tengah dibangun.

Dimana Taman Literasi ini sengaja dipersiapkan sebagai sarana penunjang belajar siswa dengan suasana yang nyaman dan asri.

“Konsepnya dengan menghadirkan ruang terbuka yang segar dan nyaman, sehingga nantinya siswa lebih betah untuk berlama-lama membaca dan belajar ataupun berkegiatan lainnya,” ujarnya saat dijumpai para media Selasa (18/8/2020).

Menurutnya, suasana belajar di luar ruangan bisa menjadi cara untuk mengatasi kejenuhan siswa saat belajar di dalam kelas. Dikatakan, Taman Literasi sangat dibutuhkan agar siswa lebih nyaman ketika belajar.

“Taman Literasi juga dapat dimanfaatkan oleh guru dan siswa untuk mengadakan proses belajar mengajar, karena tidak dimungkiri, terkadang belajar dalam ruangan membuat siswa jenuh, untuk itu taman ini bisa menjadi penyegar,” ulasnya.

Selain tempat belajar mengajar, imbuh Wanasri, Taman Literasi nantinya juga bisa sebagai sarana mengembangkan minat dan bakat siswa. Dikatakan, di taman tersebut juga akan dilengkapi dengan layar monitor.

“Siswa bisa membaca puisi, menulis, dan aktivitas apapun yang berhubungan dengan bakat dan minat siswa yang terkait literasi,” imbuhnya.

Pihaknya menargetkan pembangunan Taman Literasi tersebut akan rampung bulan ini. Taman tersebut sudah bisa dimanfaatkan siswa saat proses belajar tatap muka sudah dimungkinkan digelar di Kabupaten Agam.

“Meski pandemi Covid-19, kita tidak boleh pesimis, kita harus optimis pandemi ini akan berakhir, dan pembangunan sarana pendidikan juga tetap harus dilakukan,” ulas Wanasri. (Anto)