Pekerjaaan Proyek di Simaruok Jorong II Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung Agam Asal Jadi. -->

Pekerjaaan Proyek di Simaruok Jorong II Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung Agam Asal Jadi.

Sabtu, 06 Juni 2020



WartaBerita.co.id - Pekerjaan hotmix Simaruok jorong II  Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung Kab.Agam Prov.Sumatera Barat yang di kerjakan oleh rekanan PT Anugerah Triva raya "ATR" dikira asal jadi.

Proyek tersebut merupakan proyek Bidang Bina Marga PUTR  Kabupaten Agam dengan pagu dana kurang lebih Rp 2 Milyar tahun 2020.

Dan proyek tersebut yang seharusnya di transfaran  malah terkesan tertutup dengan tidak menampilkan plank Proyek.

Dari rumor yang beredar disekitarnya proyek tersebut sepertinya ada kongkalingkong dari Dinas terkait dengan pihak rekanan. Sehingga pekerjaan diperkirakan  proyek asal jadi.

Dalam kunjungan kelokasi lapangan, adapun rincian temuan investigasi oleh Dpw Lsm Garuda Ni Sumbar yaitu

1.Pemasangan hotmix terlalu Tipis berada di atas rabat beton yang di tutupi tanah gunung serta koral  kurang lebih setebal 5 cm, tidak memakai clay  ditemukan ketebalan hotmix rata-rata 5 cm.

2.Mutu Hotmix yang dipakai seperti tidak sesuai dengan ketentuannya dan dibuktikan sampai saat ini, dan setelah sepekan pekerjaan kondisi hotmix masih bisa diremas dengan tangan (Lembek)

Lanjutnya kita berharap pada instansi terkait agar menghentikan pekerjaan sementara waktu dan melakukan revisi ulang perencanaan.

Sehingga dugaan merugian keuangan negara dapat berkurang dan  Saat ini pekerjaan telah rampung sekitar 65 %. Tukasnya.

Pada lokasi pekerjaan  Roy juga mengomentari pekerjaan hotmix tersebut dengan mengatakan   bahwa Logikanya sebelum pekerjaan Hotmix dilaksanakan terlebih dahulu di lakukan pembongkaran rabat beton dan hal yang tidak mungkin bisa menyatu pasangan hotmix  dengan rabat beton.

Kalau memang perencanaan dari pihak PUTR sedemikian adanya sangat patut di duga adanya indikasi yang sengaja secara bersama Dinas PUTR dengan rekanan PT.  Anugerah triva raya (Atr) grogoti uang negara.

Dalam situasi pandemi covit 19 proyek tetap berlansung, apakah dari dana DAU/ DAk, lokasi proyek berada di perkampungan dan sangat memungkinkan proyek di kerjakan asal jadi demi mengaruk keuntungan semata. Ucapnya

Juga di sampaikan Roy kami selaku masyarakat berharap jalan hotmix ke kampung kami dikerjakan sebaik mungkin.

Kalau proyek ini tidak segera dibenahi, hanya hitungan bulan hotmix sudah hancur.

Karena jln tersebut setiap hari dilalui oleh mobil dan ttruk untuk mengangkut material sirtu dan pasir. Ujarnya.

Di lain tempat mantan walinagari Garagahan Darmalion juga menyampaikan pada tim invrstigasi yang mengatakan pada dasarnya yang lebih berkopeten memberikan statemen tentang pelaksanaan pekerjaan hotmix di Simaruok jorong II Nagari Garagahan adalah Dinas PUTR Kabupaten Agam. Sebagai mantan Walinagari juga putra Simaruok tidak memahami spesifikasi tekhnis pekerjaan. Ujarnya.

Sementara itu Ketua Dpw Lsm Garuda NI Sumbar Bj Rahmad mengomentarinya dengan mengatakan bahwa sebagai lembaga sosial kontrol berkewajiban mendatangi lokasi proyek untuk memastikan Informasi masyarakat terkait pekerjaan asal jadi.

Bj rahmad memimpin lansung tim investigasi melihat kondisi pekerjaan.

Dianya mengatakan dengan kondisi pekerjaan yang di duga tidak sesuai spesifikaso tekhnis dan diminta pada jajaran penegak hukum Sumatera Barat, bahkan KPK untuk segera melakukan investigasi kelokasi pekerjaan.

Dengan demikian dinas PUTR dan PT.ATR dapat di proses di mata hukum. Karena selama ini kurang lebih 10 tahun sampai akhir 2019 tidak terjamah dan tersentuh oleh hukum di Kabupaten Agam.

 Karena kepiawaian Yunaldi sang kadis kala itu, yang sangat merapat dengan  penegak hukum. Ujarnya.


Tambah Bj Rahmad saat ini Dinas PUTR  Kabupaten Agam di nahkodai oleh  pejabat muda Hamdi. Apakah Hamdi juga akan mengikuti jejak inisiator Yunaldi,mari kita buktikan.Tukasnya

(Tim)