Hindari Seks Menyimpang, Ketua AILA Ajak Sinergi Ketua TP PKK Sulsel Lakukan Pencerahan

Hindari Seks Menyimpang, Ketua AILA Ajak Sinergi Ketua TP PKK Sulsel Lakukan Pencerahan

Rabu, 05 Februari 2020



WARTABERITA.CO.ID
MAKASSAR - Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Liestiaty F Nurdin.M.Fish menerima kunjungan
Ketua Aliansi Cinta Keluarga (AILA), Rita Subagio dan rombongan di Rujab Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin,(03/02/2020).

Pada Kesempatan tersebut,  Rita Subagio mengatakan  bahwa maksud kedatangannya ke Makassar ingin bersinergi. Agar LGBT ini harus diberikan pencerahan supaya mereka tidak melakukan hubungan seksual sesama jenis kelamin/perilaku sex yang menyimpang.

"Ini harus ada payung hukum yang mengatur tentang kegiatan Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT)", Tegas Rita

Dia mengaku sudah pernah ke Mahkamah Konstitusi,
maksudnya untuk menghindari adanya masyarakat yang main hakim sendiri terhadap sikap LGBT yang memiliki perilaku sex yang menyimpang.

Rita Subagio berharap kepada Ketua TP PKK Sulsel untuk bersinergi agar LGBT yang ada di Makassar hidup seperti layaknya kita semua.

"Kita akan bersama melakukan sosialisasi agar tidak ada lagi hubungan sex yang menyimpang, pasalnya ini sangat meresahkan masyarakat, inilah PR besar kita semua. Pemerintah harus hadir bagaimana agar ada perda atau payung hukum yang mengatur tentang LGBT", Ungkapnya.

Lanjut Ibu Rita, bahwa setiap hari Sabtu Minggu kita juga melaksanakan pengajian, ke rumah nyanyi, buat kerajinan,
Kemudian Pemprov sudah memfasilitasi kita untuk menampung lansia, .kegiatan
Jawa barat, Jawa timur, Sumatra sudah baik.

Pada Kesempatan yang sama, Lies F Nurdin menyambut baik maksud kedatangan Ibu Rita dan Rombongan. Dikatakannya bahwa di Sulsel sudah melakukan hal yang sama, seperti.

"Baru baru ini kita kumpulkan semua waria kemudian kita beri penyuluhan, bagaimana agar mereka hidup seperti layaknya kita semua", Ujar Liest F Nurdin.

Menurutnya, bagaimana kita membuat pengajian mengarahkan kepada hal yang positif, yang laki laki harus pakai baju laki laki dan yang perempuan harus pakai baju perempuan.

Lanjut dikatakan, Bahwa seluruh PKK turun membantu mereka, kemudian mensukseskan program santin, anak yang lahir yang tidak maksimal, apalagi ini arahan Bapak Presiden Jokowi untuk membantu mereka.

"Kita juga memperhatikan penyandang disabilitas, ibu ibu lansia, kemudian kita berikan kegiatan, yaitu olahraga, pengajian, da’wah, makan bersama dan ini semua kami lakukan di Bantaeng ketika bapak menjabat Bupati", Paparnya.

"Di Sulsel ini kaya ikannya, banyak, daging tersedia, telur banyak, nah ini yang diberikan kepada mereka, sedangkan bagi ibu yang sedang hamil harus diberi keseimbangan gizi", Tutup Liestiaty F Nurdin

(***/Ryawan).