Adiwiyata, Mencipta Pribadi Siswa Secara Dini Yang Peduli Lingkungan

Adiwiyata, Mencipta Pribadi Siswa Secara Dini Yang Peduli Lingkungan

Minggu, 19 Januari 2020


Wartaberita.co.id - Kepala dinas pengelolaam  lingkungan hidup Sulsel, Andi Hasdullah kembali menjelaskan tentang kinerja sekolah berbudaya dan peduli lingkungan atau apa yang disebut ADIWIYATA. Dihimpun dari Pernyataannya pada Media (Via WhatsApp) Minggu,(19/1/2020)

Dijelaskan, Bagaimana bisa menjadi gerakan seluruh sekolah di Sulsel, Termasuk menghadirkan suasana belajar mengajar berkuaitas  yang nyaman, bersih sehat akan melahirkan siswa siswa yang cerdas.

" Hal ini Sejalan dengan apa yang dilakukan Ketua TP PKK, Lies F Nurdin pada setiap kegiatan kunjungan ke sekolah sekolah, Ini karena urgensi adiwiyata sekolah sangat strategis untuk menghadirkan lingkungan hidup yang ramah dan berwawasan lingkungan", Jelas Hasdullah.

Betapa tidak kata Dia, Sekolah yang bersih sehat san ramah itu bisa menjadi contoh bagi pemukiman lingkungan sekolah, Mencipta pribadi siswa secara dini yang peduli lingkungan yang akan melahirkan relawan adiwiyata ditengah masyarakat.

Hasdullah beberkan data bahwa capaian sekolah yang berhasil masuk kategori adiwita provinsi dari jumlah 10 ribuh lebih sekolah sd/smp/sma/smk baru sekitar 5 % yang capai adiwiyata provinsi, 1.2% untuk katagori adiwiyata nasioanal sedangkan adiwiyata nasional mandiri capain baru pada angka 0.34%.

"Meliat angka capaian kinerja itu sangat rendah atau bisa kita katakan kebanyakan sekolah dalam berbagai tingkatan disusel itu kurang peduli dengan pengelolaan lingkungan sekolah adiwiyata itu."Ungkapnya.

"Kita liat progres angka capaian adiwiyata tergolong kinerjanya rendah, Sehingga sekolah ini harus dibangunkan dari tidurnya yang lelap",:kata hasdullah.

"Kita akan mencoba kordinasi dengan seluruh bupati, walikota, Diknas, dan melaporkan ke Gubernur
Sulsel ", Jelas Dia

"Dengan kondisi ini, DPLH Sulsel akan mendorong ada satu kebijakan yang memuat bahwa seluruh kepala sekolah di buatkan kontrak kerja paling lama 2 tahun harus  menghadirkan sekolah adiwiyata, bebernya.

Menurutnya, Sekarang ini atensi ketua TP PKK, Sangat konsen untuk lingkungan sekolah bersih, sehat ramah dan berkelanjutan, kita akan terus bersinergi dengan pokja 4 PKK provinsi Sulsel, Melihat langsung kondisi sekolah di sulsel,"  Tutup Hasdullah.(red./AH)

Editor: Ryawan