Ad 728x90

Jumat, 27 September 2019

Sabtu, 21 September 2019

MAKASSAR - Bantaeng Dapat Penghargaan Apdesi Sulsel Award

MAKASSAR - Bantaeng Dapat Penghargaan Apdesi Sulsel Award



Wartaberita.co.id- Wakil Bupati Bantaeng, H Sahabuddin menghadiri Asosiasi Pemerintahan Desa (Apdesi) Sulsel Award di Hotel Four Point Makassar, Jumat, 20 September 2019.

Pada Apdesi Sulsel award ini, Kabupaten Bantaeng meraih penghargaan On Top 10% Transfer Dana Daerah yang diserahkan langsung oleh Ketua Satgas Dana Desa Bibit Samad Rianto. Kegiatan Apdesi Sulsel Award ini mengangkat tema Fungsi Pengawasan dan Pendampingan Terhadap Penyaluran, Pemanfaatan Dana Desa 2019.

Hadir dalam kegiatan itu adalah Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulsel, Ashari F Radjamilo, Ketua DPD Apdesi Sulsel Andi Sri Rahayu Ismi.

Kepala Dinas PMD Sulsel, Ashari F Radjamilo mengatakan, Undang-undang Desa telah menempatkan desa sebagai ujung tombak peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah dan masyarakat desa memberikan kewenangan sumber dana yang memadai agar dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya untuk meningkatkan ekonomi kesejahtraan masyarakat.

Ashari menjelaskan pemerintah saat ini terus berupaya meningkatkan kualiatas pengelolaan dana desa sekaligus menyempurnakan berbagai kebijakan dan regulasi dalam rangka efektifitas pengelolaan dana desa, maka diharapakan penggunaannya dapat lebih terarah dan terukur serta dapat mendukung pencapaian target RPJM Nasional  dan RPJMD Provinsi maupin Kota yang ada di Sulsel.

“Dana Desa telah banyak memberikan andil dalam kemajuan pembangunan dan kesejahtraan masyarakat khususnya di pedesaan sehingga kami berharap kebijakan ini akan terus dilanjutkan,” ujar Ashari.

Selain Wabup Bantaeng, sejumlah wakil bupati juga ikut menerima penghargaan itu. Mereka di antaranya adalah Wakil Bupati Bulukumba, Tommy Satria dan Wakil Bupati Barru, Ir Nasruddin AM.

Editor:
Ryawan
MAKASSAR - Gubernur Minta DPLHD Sinergi Dengan Kabupaten/Kota

MAKASSAR - Gubernur Minta DPLHD Sinergi Dengan Kabupaten/Kota



Wartaberita.co.id - Dinas Pelayanan Lingkungan Hidup Daerah (DPLHD) Diharapkan bersinergi dengan pemerintah kabupaten kota se-Sulsel.

Hal ini diinstruksikan Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. H. M. Nurdin Abdullah (NA) di Kantor DPLHD Pemprov Sulsel, Jumat (20/9/2019).

"Kita harus banyak bersinergi dengan teman-teman kabupaten kota, kita sudah lama menyandang sebagai penyangga pangan nasional" Kata Gubernur

"Saya ingin team work kita fokus untuk ramah turis, ramah investasi, kita mau provinsi yang punya kepacayaan dan akan mudah masuk investasi," jelasnya

Untuk itu,Kata Gubernur yang terkenal dengan panggilan pak Prof, Meminta kepada seluruh pegawai dan pihak terkait untuk menyatukan hati dan misi untuk menjawab persoalan-persoalan lingkungan hidup di Sulsel, "Satukan visi kita, satukan  kita",. Dan program pemerintah pusat harus bersinergi dengan program pemerintah provinsi.

"Kita lebih sering berkomunikasi dan lebih sering berkoordinasi dengan semua kalangan di daerah-daerah," ujarnya

Menurutnya, DPLHD Pemprov Sulsel memberikan pelayanan dan perlindungan yang terbaik untuk masyarakat Sulsel.

"Saya titip di DPLHD ini untuk melindungi lingkungan kita, dan harus menciptakan pelayan yang baik. Bangun koordinasi dengan kabupaten bikin misi dan visi yang sama," beber Gubernur

Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman masing-masing sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel akan fokus membangun pelayanan toilet untuk Tahun 2020.

"Tahun depan kita fokus bangun toilet yang kualitasnya bintang lima. Kita tegakkan integritas kita, dan profesional kita harus tegakkan karena kita bisa bicara lantang," tutupnya.

Sesuai Rilis yang diterima Awak Media Ini, Hadir juga pada kegiatan tersebut Kadis Bina Marga Sulsel, Plt Kadir DPLHD Pemprov Sulsel, dan seluruh UPT di DPLHD dan Ketua WALHI Sulsel.

Release
Editor: Ryawan
JAKARTA - Visioner, Bupati Bantaeng Terima penghargaan

JAKARTA - Visioner, Bupati Bantaeng Terima penghargaan



Wartaberita.co.id - (Humas) Bupati Bantaeng DR.H Ilhamsyah Azikin menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) di Jakarta Convention Center (JCC), Jum'at Malam,Jakarta (20/9/2019)

Penghargaan diberikan dalam rangkaian Global Educational Supplies dan Solutions (GESS) Indonesia.

Sejumlah lembaga pendidikan internasional berada di arena GESS dalam pameran pendidikan di JCC Jakarta, Untuk memperlihatkan seperti apa perkembangan pendidikan mereka di negara masing-masing.

Ketua Umum IGI, Muhammad Ramli Rahim mengatakan, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin adalah salah satu sosok yang visioner dalam dunia pendidikan.

Ilham Azikin yang jabat sebagai bupati Bantaeng itu dinilai berjasa dan memiliki dedikasi dalam mendukung kemajuan tenaga pendidik terutama untuk peningkatan secara signifikan kompetensi guru yang ada di Bantaeng.

Sejumlah terobosan di bidang pendidikan sudah mulai dilaksanakan, Salah satunya adalah program Lighthouse School Program (LSP) yang akan dilaksanakan bersama Putra Sampoerna Foundation.

Ramli menuturkan penghargaan tersebut merupakan wujud terima kasih IGI terhadap tokoh-tokoh yang punya dedikasi dan perhatian tinggi pada pendidikan.

"IGI ingin membangun silaturahmi yang erat dengan siapapun yang punya visi terhadap pendidikan," katanya.

IGI berharap, penghargaan ini nantinya bisa mengoptimalkan penerapan kebijakan yang lebih berpihak pada pendidikan.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengucapkan terimakasih atas segala pihak dari Ikatan Guru Indonesia. Dia menyebut, penghargaan ini adalah sebuah motivasi untuk Pemkab Bantaeng.

“Ini sebuah motivasi agar kita lebih menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan kita agar para peserta didik dan guru pun ikut merasakan,” kata Bupati

Dia pun mempersembahkan penghargaan tersebut untuk para guru di Bantaeng yang telah mendedikasikan dirinya di dalam memajukan  dunia pendidikan.

Selain Ilham Azikin, penghargaan itu juga diserahkan sejumlah kepala daerah. Mereka di antaranya adalah Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Bupati Sidrap, Dollah Mando, dan Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb. Selain itu, hadir pula sejumlah tokoh politik, akademisi dan rektor UNM.

Release
Editor:Ryawan

MAKASSAR - Gubernur Harap IBI kawal Pemprov

MAKASSAR - Gubernur Harap IBI kawal Pemprov




Wartaberita.co.id - Musyawarah Daerah VII Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan
Resmi dibuka

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah membuka
Kegiatan tersebut di Hotel Four Point, Makassar, Sulawesi Selatan Sulawesi Sabtu, (21/9/2019).

Kegiatan tersebut dalam rangka HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ke-68.

Gubernur dalam sambutannya mengajak pengurus daerah mengawal kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan untuk ibu hamil

Gubernur juga mengharapkan IBI mengawal Pemprov dengan cara bermitra program kerja di bidang pelayanan kesehatan.

"Kita hadir merupakan komitmen sebagai mitra strategis pemerintah dalam rangka meningkatkan pelayanan dalam bidang kebidanan dan kesehatan di provinsi Sulawesi-Selatan," kata Nurdin Abdullah.

NA juga berharap terobosan-terobosan baru lahir di bidang pelayanan kesehatan yang didukung oleh pemerintah.

Lebih lanjut menyampaikan, pemerintah harus hadir membantu organisasi profesi untuk menyelesaikan persoalannya. Koordinasi dan komunikasi perlu dilakukan.

"Organisasi profesi jangan menyelesaikan sendiri persoalan, pemerintah harus hadir," kata Nurdin Abdullah.

Menurutnya, Tantangan yang ada dan perlu dukungan dunia kesehatan dan kebidanan adalah soal angka kematian ibu melahirkan. Demikian juga bayi yang lahir bagaimana gizinya bisa terpenuhi dengan baik.

Soal stunting atau gizi buruk menjadi isu nasional termasuk di Sulsel. Baginya, Sulawesi Selatan selayaknya angka stunting harus rendah, karena salah satu penyangga pangan nasional.

"Harusnya stunting itu terendah. Tetapi tidak ada kata terlambat. Mari kita sama-sama membenahi stunting," ujarnya.

Upaya ini bisa dilakukan di 1.000 hari pertama kelahiran. Nurdin menyebutkan contoh sukses negara maju, seperti Jepang. Ia kemudian bercerita pengalamannnya enam tahun di Jepang saat menempuh pendidikan dan memiliki anak.

Pada saat istrinya dinyatakan hamil saat itu pula pemerintah hadir. Dengan memberikan kartu kesehatan dengan fasilitas susu gratis dan layanan kesehatan.

"Setiap minggu kita, para suami datang kantor kecamatan untuk mendapatkan susu, demikian juga pada saat mau lahir pemerintah juga hadir. Saya kebetulan mahasiswa," ungkapnya.

Upaya menciptakan sumber daya unggul ini termasuk setelah melahirkan melalui pendidikan dan pemenuhan gizi baik. Termasuk di PAUD dan tempat penitipan anak.

"Tanggung jawab kita melahirkan. Terus kita bangun karakternya lebih baik dan saya kira kemudian hari anak kita menjadi tumbuh anak-anak yang kuat," sebut Nurdin.

Untuk mencapai hal itu maka diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan stake holder yang lain. Termasuk dengan paguyuban atau organisasi profesi seperti IBI.

Sementara itu, Ketua Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Sulsel, Suriani, menyampaikan beberapa bahwa ikatan bidan ini berdiri 24 Juni 1951.

Fakta empiris bidan, memiliki peranan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik. Sementara untuk upaya menguatkan organisasi, melakukan konsolidasi dalam setiap tingkatan.

"Juga melakukan peningkatan kompetensi dengan memberikan pelatihan," sebutnya.

Ia juga kepada unsur terkait dapat bersinergi dan memberi dukungan kepada bidan di pelayanan kesehatan sesuai sila kedua Pancasila.  Organisasi ini juga memberikan pengakuan pelayanan kebidanan, serta bidan mencintai profesinya.

"Pada teman-teman sekalian yang hadir pada hari ini, dengan kecintaan terhadap profesi kita. Mari bersama-sama menjaga, kita tumbuh kembangkan Ikatan Bidan Indoneisa menjadi organisasi yang bermartabat," Himbaunya

Release
Editor: Ryawan



MAKASSAR - Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory Dapat Penghargaan

MAKASSAR - Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory Dapat Penghargaan



Wartaberita.co.id - Gubernur Sulawesi Selatan Prof. HM Nurdin Abdullah (NA) memberikan penganugerahan Kehormatan Dalam Bidang Pendidikan dan Kemanusiaan kepada Dr. Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory yangmerupakan Ketua Yayasan Asia Muslim Charity Foundation) di Rujab Gubernur, makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (21/9/2019).

Syeikh Al-Khoory adalah Direktur Utama group perusahaan Al-Khoory di Dubai, Uni Emirates Arab, yang dirintis oleh ayah dan saudara-saudaranya.

Ia juga merupakan relawan kerja-kerja sosial dari tahun 1985 sampai sekarang, bekerja di Kenya dari tahun 1985 sampai tahun 1992. Bekerja di Indonesia dari tahun 1998 hingga saat ini.

Beberapa hal yang telah dilakukan di Indonesia,  dengan jumlah proyek kemanusiaa 1.570. Membangun 1.248 masjid, 100 panti asuhan, mendirikan 20 ma'had (sekolah) Bahasa Arab dan Studi Islam, empat ma'had, 25 klinik pengobatan menggunakan gedung yang tidak dibangun oleh yayasan AMCF tapi dibangun oleh yayasan lain.

Gubernur memberikan penghargaan dengan memberikan piagam dan pin berbentuk kapal Pinisi.

Usai memperoleh penghargaan, Syeikh Muhammed M.T.M Al-Khoory dalam sambutan terima kasihnya menyampaikan rasa syukur atas pemberian anugerah ini.

Pada menyampaikannya bahwa apa yang Ia capai bukan karena dirinya sendiri tetapi berkat semua pihak yang terlibat.

"Terima kasih kepada Gubernur Sulsel yang telah memberikan penghargaan ini. Juga terima kasih kepada Wali Kota Makassar dan juga bupati yang telah hadir," kata Muhammed Khoory.

Sementara itu, Gubernur Sulsel dalam sambutannya menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan bentuk syukur dan apresiasi pada Muhammed Khoory atas kerja dan pengabdian yang telah dilakukan di Indonesia, termasuk di Sulsel.

"Ini karena masih ada saudara kita yang peduli pada dunia pendidikan dan kegiatan sosial yang lain. Apa yang kita berikan tidak sebanding apa yang telah diberikan," kata Nurdin Abdullah.

Nurdin menyebutkan, prakarsa ini sebagai bentuk terima kasih kepada Muhammed Khoory karena telah menghimpun pengusaha Timur Tengah untuk membantu Indonesia.

"Siapa tahu juga beliau berniat membantu di daerah bukan hanya di Makassar saja," sebut Nurdin yang disambut tepuk tangan bupati-bupati yang hadir.

Ia menutup sambutan agar Muhammed Khoory didoakan dalam kondisi sehat dan terus berkarya.

Saat ini Muhammed Khoory, mengelola dan menjalankan grup perusahaannya yang bergerak di bidang impor dan distribusi mobil dan bus, pompa air, pembangkit listrik, pemadam kebakaran, pengelolaan limbah, dan juga di bidang properti dan perhotelan.

Ia juga membangun pusat kemanusiaan di empat provinsi di Indonesia, yaitu Jawa Barat, Jawa
Timur, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara. Mengadakan delapan kapal kemanusiaan di beberapa provinsi di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan. Membangun lima stasiun radio di Indonesia yaitu di Papua Barat, Ternate, Gorontalo, Palu, dan Makassar. Membangun dua markaz dakwah di Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. Membangun 25 sekolah di Indonesia. Mendanai 174 da'i pada saat ini. Juga kerjasaa telah lama dilakukan dengan Universitas Muhammadiyah Makassar sejak tahun 1996.

Release
Editor: Ryawan
MAKASSAR - Sekprov Baca Jawaban Gubernur di DPRD

MAKASSAR - Sekprov Baca Jawaban Gubernur di DPRD



Wartaberita.co.id - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani hadir dan menyampaikan Jawaban Gubernur Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Provinsi.

Jawaban dimaksud terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Hibah Lahan/Tanah Kepada Yayasan Islamic Center Masjid Al-Markaz Al-Islami di Ruang Rapat Paripurna DPRD Sulawesi Selatan, Jumat (20/9/2019).

Abdul Hayat Gani menyebutkan bahwa semua pandangan yang disampaikan tersebut tentunya merupakan masukan yang sangat berharga dan akan menjadi bahan pembahasan lebih lanjut untuk penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

"Mengenai tanggapan fraksi-fraksi yang berbentuk saran atau catatan, insyaallah dengan segala daya dan kemampuan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senantiasa akan memperhatikan untuk perbaikan pada waktu yang akan datang," Jawaban yang dibacakannya

Dalam teks yang dibacakan Abdul Hayat Gani usai tanggapan Fraksi DPRD, Gubernur menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyadari sepenuhnya bahwa jawaban yang diberikan masih bersifat umum.

"Oleh karena itu diharapkan pengertian dan perkenan anggota dewan yang terhormat, kiranya Rancangan Peraturan Daerah ini dapat dibahas lebih intensif pada pembahasan tingkat selanjutnya untuk mendapatkan penyempurnaan" katanya.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Yusran Sofyan, Disepakati bersama bahwa jawaban Gubernur sudah dapat diterima pada Pemandangan Umum oleh perwakilan masing-masing fraksi DPRD dan hal-hal terkait lainnya akan dibahas pada pembahasan selanjutnya pada rapat-rapat di tingkat pansus.

Release
Editor: ryawan